Tata Cara Sa’i dan Tahalul Menyempurnakan Kemabruran Ibadah Umroh

Jamaah melaksanakan tata cara sa'i antara bukit Shafa dan Marwah sesuai sunnah

Table of Contents

Setelah menyelesaikan Thawaf 7 putaran dan mendirikan shalat sunnah dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim, rangkaian rukun umroh selanjutnya adalah Sa’i dan Tahalul. Rangkaian ini merupakan tahap penyelesaian di mana seorang jamaah akan dihalalkan kembali dari larangan-larangan ihram.

Banyaknya praktik ibadah di Tanah Suci yang bercampur dengan tradisi atau ritual tambahan tanpa landasan dalil yang shahih sering kali terjadi pada pelaksanaan Sa’i dan Tahalul. Sebagai biro perjalanan yang bertindak sebagai madrasah spiritual yang membimbing Anda, Yarmuk Tour & Travel memfasilitasi perjalanan tanpa amalan yang tidak bersumber dari tuntunan Rasulullah.

Berikut adalah panduan lengkap tata cara Sa’i dan Tahalul yang murni sesuai sunnah.

1. Menuju Bukit Shafa dan Memulai Sa’i

Sa’i wajib dimulai dari bukit Shafa dan berakhir di bukit Marwah. Saat mendekati bukit Shafa untuk pertama kalinya, disunnahkan untuk membaca ayat Al-Qur’an:

“Innas-shafa wal marwata min sya’aairillah…” (Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syiar Allah).

Kemudian dilanjutkan dengan ucapan: “Nabda-u bima bada-allahu bih” (Kami memulai dengan apa yang Allah memulainya).

Perlu dicatat, ayat dan ucapan di atas hanya dibaca satu kali saat baru pertama kali naik ke bukit Shafa, bukan dibaca berulang-ulang di setiap putaran.

2. Berdoa di Atas Bukit Shafa dan Marwah

Ketika sudah berada di atas bukit Shafa, menghadaplah ke arah kiblat (Ka’bah), angkat kedua tangan, dan bertakbir: “Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar”.

Kemudian bacalah dzikir shahih berikut sebanyak 3 kali:

“Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyi wa yumit, wa huwa ‘ala kulli syai-in qadir. Laa ilaha illallah wahdah, anjaza wa’dah, wa nasara ‘abdah, wa hazamal ahzaaba wahdah.”

Di antara bacaan dzikir (pada pengulangan pertama dan kedua), Anda disunnahkan untuk menyisipkan doa apa saja sesuai hajat masing-masing. Tata cara dan doa yang persis sama juga dilakukan saat Anda tiba di atas bukit Marwah.

3. Berjalan antara Shafa dan Marwah (Berlari Kecil bagi Laki-laki)

Berjalanlah dari Shafa ke Marwah dengan kecepatan normal. Namun, ketika melewati area yang ditandai dengan lampu hijau (pilar hijau), bagi jamaah laki-laki disunnahkan untuk mempercepat langkah (berlari-lari kecil atau Harwalah). Setelah melewati batas lampu hijau tersebut, kembalilah berjalan normal. Sunnah berlari kecil ini tidak berlaku bagi jamaah perempuan.

4. Dzikir Saat Sa’i: Bebas dari Ritual Karangan

Sama halnya dengan Thawaf, Rasulullah ﷺ tidak menetapkan doa khusus (seperti doa putaran pertama, doa putaran kedua, dst.) saat berjalan dari Shafa ke Marwah. Anda dibebaskan untuk berdzikir, bertasbih, bershalawat, membaca Al-Qur’an, atau berdoa dengan bahasa Anda sendiri. Bimbingan dari para Asatidz yang berakidah lurus memastikan ibadah kita 100% merujuk pada Al-Qur’an dan hadits shahih, sehingga kita terhindar dari membaca buku panduan doa yang tidak ada sumber dalilnya.

Satu putaran dihitung dari Shafa ke Marwah, dan kembali dari Marwah ke Shafa dihitung sebagai putaran kedua. Dengan demikian, Sa’i akan berakhir pada putaran ketujuh di bukit Marwah.

5. Tahalul: Rukun Penutup Umroh

Setelah tiba di Marwah pada putaran ketujuh dan berdoa, rangkaian Sa’i pun selesai. Rukun terakhir yang harus dilakukan adalah Tahalul (mencukur rambut).

  • Bagi Laki-laki: Sangat disunnahkan untuk menggundul habis rambut di kepala (Tahliq), meskipun memendekkannya (Taqsir) juga diperbolehkan. Rasulullah ﷺ mendoakan ampunan tiga kali bagi mereka yang menggundul rambutnya, dan satu kali bagi yang memendekkannya.
  • Bagi Perempuan: Cukup memotong ujung rambutnya sekitar satu ruas jari.

Dengan dilaksanakannya Tahalul, maka seluruh rangkaian rukun umroh Anda telah selesai secara sempurna. Anda telah tahalul (halal), dan seluruh larangan ihram telah gugur.

Meraih Mabrur Bersama Pembimbing Berpengalaman

Beribadah secara mandiri sering kali memunculkan keragu-raguan. Oleh karena itu, Yarmuk Tour memastikan Anda dibimbing langsung oleh ahli ilmu. Ustadz Juma Saputra, Lc., M.A. dan Ustadz Imron Rosyadi, Lc., M.A. akan mengawal perjalanan ibadah Anda sekaligus memberikan kajian-kajian keislaman (tausiyah) berbasis dalil shahih.

Dikerjakan dengan ikhlas dan mutlak mengikuti tata cara (manasik) yang dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad adalah syarat mutlak kemabruran sebuah ibadah. Wujudkan impian beribadah murni bersama Yarmuk Tour.

Informasi & Pendaftaran Umroh Murni Sesuai Sunnah: 📍 Jl. Camar 1 KAV 2, Jati Cempaka, Pondok Gede 🌐 yarmuktour.id 📱 WhatsApp: 0813-1721-8110 📷 Instagram: @yarmuktour.id


Tags :

Continue reading

Tata Cara Thawaf yang Dicontohkan Rasulullah Ibadah Murni Tanpa Tambahan Ritual

Panduan Ihram & Miqat Terkait Syarat, Larangan, dan Sunnahnya Sesuai Dalil